Senin, 16 Agustus 2010

Bertemu Ahli Gizi

Alhamdulillah, baru saja tim kami melogi ke RS kariadi melalui ahli Gizinya Ibu Tiurma (ahli Gizi sekaligus Sekretaris Instalasi Gizi). luar biasa, tanggapan yang sangat positif, membuat kami makin menggeliat untuk melangkah ke jenjang yg lebih lagi (mf jika ada bahasa yg berlebihan). hahaha. bayak masukan untuk potayo sendiri dan pastinya, ibu Tiur memberikan gambaran mengenai kandungan gizi yg luar biasa.

katanya kadar natrium terlalu tinggi dan tidak begitu cocok utk penderita darah tinggi. dan ternyata Potayo punya saingan namanya Pfanni, produksi Unilever. namun kabar baiknya, Potayo lebih oke, karena sajian yang praktis (ada cup), udah ada bumbu, murah. satu lagi, potayo bagus untuk penderita gagal ginjal, namun kalo untuk penderita diabetes katanya justru kadar gulanya tinggi dan mereka tidak begitu recomended kalau kentang dikonsumsi oleh penyandang sakit DM.

Syukur alhamdulillah, Ibu Tiur tertarik dan besok mau dirapatkan tawaran kami ini oleh tim ahli gizi RSUP kariadi. namun, kalaupun deal, butuh waktu 2 bulan agar potayo ini nangkring dan menjadi santapan pasien2 di Kariadi, karena memang butuh kajian lebih detil dan mendalam. Dan, untuk para fighter yg pengen menjual langsung ke pasien di RS, ibu tiur tidak menyarankan melakukannya, karena memang produk dari luar RS harus difilter, dan tak boleh sembarangan begitu saja menawarkannya.

Ohya, karena kok nunggu 2 bulan, keburu OME udah kelar, ya kita tawarin ke pegawai sana, dan subhanallah, karena memang mereka ahli gizi dan tau betul kandungan potayo, ealahhh pada mborong potayo kita deh.. hehehe... Alhamdulillah...

ps. Pak Mashudi, kalo ternyata 2 bulan lagi Kariadi pesen Potayo untuk para pasiennya, jangan lupa kita ya... royalty berapa persen gitu atau bagi hasil lah... hehehehe... :)
bersama Ibu Tiurma, Nutrisionist dari RS dr Kariadi

Minggu, 15 Agustus 2010

POTAYOMAN

Saya rasa untuk produk baru perlu suatu pengenalan khusus kepada calon costomers. Karena potayo termasuk produk baru, saya rasa penting bagi kelompok kami untuk membuat sebuah gebrakan berupa maskot, semacam action figure. Sempet bingung, mascot apa yg pas ya yg mewakili potayo. Babi, sapi, kentang?? Bingung..

Akhinya kami inisiatif untuk membuat potayoman. Memang belum begitu sempurna. Idepun datang ketika saya sedang melihat seonggog kerdus lemah tak berdaya, nangkring di dalam kamar. AHA!! Kenapa tidak kerdus itu saya jadikan sebagai perisai Potayo-man. Wal hasil jadilah baju kebesaran sang potayoman!!


namun pada perkembangannya, kostum potayo berubah. tak ada lagi yg namanya kardus. memang pada awalnya, saya pengen potayoman adalah sebuah robot. namun, kalo dipikir2 kok ngga nyambung dan terlalu ribet. maka dari itu, diganti dengan kostum yg layaknya seorang superhero.

kenapa Superhero?
superhero adaah pahlawan. hal ini kami refleksikan bahwa potayo adalah makanan yg punya banyak kelebihan dan memberikan berbagai solusi. contoh, menjadi pahlawan ketika lagi lapar, program diet, konsumsi aman bagi penderita penyakit, gizinya oke, dan kelebihan2 lainnya.

kostum didominasi warna merah, dengan ornamen coretan hitam pada sisi baju dan celananya. mempunyai sayap (jubah) layaknya superman. mengisahkan bahwa potayo ini berkembang dan terus mengepakkan sayap. beginilah jadinya...

Sabtu, 10 Juli 2010

antara ABA, OME, Pak Heppy, Potayo, IIBF dan saya!


Ketika itu, saya sedang berjalan menuju kampus saya. Sejenak saya melakukan aktivitas rutin saya ketika saya berada di kampus. Saya sengaja mengunjungi papan demi papan, utnuk melihat kira-kira ada pengumuman apakah gerangan? Sepertinya lama nian saya tak tahu kabar-kabar perhelatan atau event-event kampus.

Ketika langkah kaki saya sampai ke depan ruang jurusan Ilmu Komunikasi. Kaki saya sejenak terpaku melihat sosok poster dengan design simple namun cukup menggoda. Berwarna dominasi merah dengan ditambah wajah seseorang yang taka sing di ingatan saya. Poster itu membuka dengan sapaan “Pernahkah Anda membayangkan memiliki perusahaan sendiri?”.

Bagai tertiup angin segar nan sepoi-sepoi, mata saya berbinar, senyum saya melebar, dan jantung saya bertalu-talu lebih cepat. Seperti ada sesuatu yang mendorong, sehingga saya lebih dalam lagi membaca, dan terus membaca isi poster itu. Ternyata salah satu organisasi muslim terbesar (IIBF) yang menampung pengusaha-pengusaha sholeh sukses dan pastinya kaya sedang ada gawe, yaitu OME atau One Month Entrepreneur.

OME, program ini berkomitmen untuk mecetak generasi-generasi (khususnya kaum-kaum darah muda seperti saya dong) menjadi insan yang tangguh dalam menopang ekonomi bangsa. Intinya adalah, OME akan memfasilitasi mereka dan membekali calon pengusaha dengan pelatihan dan ketrampilan berwirausaha.

Jujur saya tertarik. Inilah keinginan saya. membuat perusahaan sendiri, tak perlu susah-susah cari kerjaan, bisa membuka kesempatan kerja untuk semua orang, dan uangpun mengalir mengikuti. Wahh, mimpi-mimpi ingin keliling dunia, beli mobil Mazda 2, membarangkatkan bapak ibu dan keluarga naik haji, lanjut kuliah sampai S3, mencuat, menyumbul-nyumbul begitu saja, seakan minta direalisasikan kalau sudah ikut event keren ini. Baiklah, saya putuskan, saya akan mengikuti seleksi OME.

Satu lagi, yang membuat saya tertarik adalah nama seorang Heppy Trenggono. Saya mengenal pengusaha sukses ini. Perkenalan kami dimulai sekitar setahun yang lalu, pertenghan bulan Mei. Haha.. tentu saja, dia tak mengenal siapa saya, siapa aku gitu lohh? Tapi, saya sedikit mengenalnya. Paling tidak, ada satu kesamaan yang saya tahu antara saya dan dia. Yaitu, sama-sama alumnus SMA N 1 Pekalongan. Wkwkwkwk…
Saya tertarik dengan beliau lantaran ke-low profilannya. Gila aja, pengusaha yang punya banyak sekali alat2 berat untuk disewakan, punya perusahaan United Balimuda, karyawan ratusan, kesibukan bejibun, masih sempet-sempetnya ngisi seminar gratis entrepreneur buat mahasiswa seluruh Indonesia. Dia tak hanya peduli untuk kehidupan dia dan keluarganya saja, tapi ternyata nasib bangsa juga menjadi focus pikirannya.

Sesi yang paling menarik waktu itu adalah Real Life Game nya. Pada hari kedua training, kita—para peserta, ditantang untuk menjual sebuah produk unggulan dari pak Heppy. Yaitu Potayo. Potayo adalah bubur kentang, makanan berkhasiat untuk keluarga sehat dan mengandung gizi yang hebat. Selain potayo, kita juga dibekali sereal (Energen) untuk dijual juga. Potayo dihargai 1500 oleh panitia, dan kita wajib menjualnya dengan harga diatas itu.

Berbagai teknik rayuan dan strategi marketing dikerahkan seluruh peserta. Tak terkecuali saya. saya yang mengaku orang paling sekreatif di dunia, menginginkan menjual potayo seharga 50 ribu. Wkwkk.. harga yang fantastis, dan buat orang yang normal, mana mau membeli sesachet bubur kentang yang belum tau bagaimana heboh rasanya. Tapi, kenapa nggak, dicoba dulu dooong.

Tak satupun potayo terjual dari tangan saya. namun saya tak menyerah, masih ada produk lain, Energen. Lumrahnya sereal itu dijual dengan harga 1000. Tapi, saya tentu saja tak mau menjualnya dengan harga semurah itu. Saya tawarkan pada guru-guru TK waktu itu. Saya bilang pada mereka “Bu, saya ingin keliling dunia, sekarang sedang usaha mengumpulkan modal. Maukah memberli produk saya ini hargaya 5000 (kutunjukkan energen), atau yang ini 50 ribu saja (sambil saya ulurkan Potayo)”. Tak ada sedikit pun buratan wajah memelas di muka saya, bagi saya pantang menjual dengan nada memelas agar orang pada kasihan dan membeli produk kita, No Way!!!
Kenangan itu terangkum oleh wartawan yang sedang berlalu lalang waktu itu. Dan nama saya pun masuk Koran online(Suara Merdeka). Hahaha… geli saya membacanya, namun merasa keren aja, ide saya walaupun ta maksimal hasilnya, namun cukup membuat wartawan tertarik untuk menulisnya. Hahaha…

Kenangan itu… oh kenangan itu… kini, ada event serupa tapi tak sama yang datang menghampiri. Bodoh banget kalo saya tak memanfaatkannya dan join serta. Pak Heppy yang juga ketua IIBF (Indonesian Islamic Business Forum) benar-benar membuktikan komitmentnya di ajang satu ini sepagai upaya juga untuk mencetak sejuta pengusaha kuat pada 2020. Dan saya adalah salah satunya. Amin…Semogaaa, usaha ini benar-benar menjadi pintu gerbang kesuksesan saya di dunia, amin ya Allah… dan semoga, masuk ke dalam 20 besar tim yang akan ikut ‘bermain’ di ajang One Month Entrepreneur. Yess!!! Go ABA Go ABA Go!!! Fight Fight Fight!!!

Oh ya, cerita sedikit ya.. tim saya namanya ABA (Abdurrahman Bin Auf). Diambil nama ini karena ABA adalah sosok pahlawan kaya raya yang selalu menafkahkan hartanya untuk ibadah di jalan Allah. Kami pengen suatu saat kalo kaya dapat meneladani sifat ABA. Adapun prinsip yang kami pegang adalah FIGHT, kepanjangan dari Friendly, Innovative, Growth, Honnest dan Talkative. Semoga grup yang terdiri dari Andhika, saya sendiri, Cahya, Citra dan Rizqie bisa melenggang dan melaju ke babak selanjutnya. AAAAmin... =]

Senin, 21 Desember 2009

Ibu, kau pahlawanku nomer satu di dunia

Ibu,

Apa kabar dirimu hari ini ibu?

Mendengar kata ibu, hati ini langsung merasa tenang. Ibu memberikan kesejukan bagi setiap anak-anaknya. Memberikan kehangatan di setiap peluknya. Ibu selalu ada untuk kita semua.


9 bulan mengandung, bukanlah waktu yang singkat untuk ibu. Setiap hari, ibu harus rela membawa bobot yang sangat berat, yang berada di perutnya. Yah… itu kita, janin kita…


Tidur jadi tak enak, makan kadang malah bikin mual, kakinya yang indah, kini berubah jadi bengkak karena menopang tubuhnya yang semakin membesar. Namun, itu semua dia lakukan dengan ikhlas. Tak ada satu kata keluhan yang ia lantunkan. Dia tetap tersenyum, dia membelai perutnya yang kini telah membuncit, rindu akan kehadiran kita.


Saat yang ditunggu-tunggu. Kini, nyawa ibu berada dalam ketidakpastian. Disaat kita akan melihat dunia untuk pertama kalinya, hati bunda selalu gelisah. Dia tak sabar, dia tak kuat bahkan dia pun takut terjadi apa-apa pada buah hatinya itu. Ibu selalu berdoa agar kita dapat melihat indahnya dunia yang telah Allah ciptakan untuk kita semua. Maka dari itu, ibupun berani memilih, apabila dokter atau dukun tak bisa menyelamatkan keduanya, bahkan dia memilih kita agarkau tetap hidup. Melanjutkan perjalanan yang baru saja akan dimulai.

Ibu… sungguh mulia perbuatanmu itu. Kau lahirkan kami, kau besarkan kami, kau didik kami dengan segala keposesifanmu itu. Kau tau ibu, kadang aku sebel, aku marah ketika kau ikut-ikutan mengurusi kehidupanku. Aku harus ini lah, tidur lebih. awal lah, sekolah yang rajin. Ahhh, aku muak ibu, aku pengen bermain, aku ingin bebas, biarkan aku pergi ibu…


Namun, lagi-lagi, sifat congkak kami kau balas dengan uraian air mata di setiap sepertiga malammu. Bukan tangan yang kau layangkan pada tubuh kami. Bukan cacian yang untaikan kepada kami. Bukan pula kutukan durhaka yang kau sematkan pada pikiran-pikiran kami. Tapi, lebih arif dari pada itu semua. Kau pintakan maaf kepada Allah atas segala kenistaan-kenistaan itu. Kau lumerkan banyak-banyk air mata untuk kami di saat kami tertidur pulas. Di saat mimpi-mimpi bodoh kami alami.


Ibu, ingatkah ibu pada sekitar 4 tahun yang lalu. Ketika aku bermalam di sebuah kota kecil untuk acara keakraban pementor. Waktu itu, kami diberikan kesempatan untuk mengungkapkan isi hati kepada salah satu orang yang sedang kami rindu. Aku beranikan saja mengangkat tanganku agar dapat kesempatan itu. Waktu itu, tak ada nama orang lain yang terlintas, ‘hendak ke siapa aku mengungkapkan isi hati ini? Kuberanikan diri untuk menelponmu ibu…


Dengan tangan gemetar aku mulai memencet nomer HP mu ibu. Berharap kau mengangkat telpon tengah mala mini. Aku yakin kau sudah tidur waktu itu, namun, aku ingin sekali mengungkapkan rasa sayangku, yang selama ini tersimpan baik-baik di belahan nurani terdalamku. Aku bukan orang yang begitu gampang bisa mengatakan perasaan ibu. Namun, di hadapan ratusan teman-teman yang lain, aku ingin mengatakannya.


Bibirku kelu ketika kau sapa dengan nada baru bangun tidur. Maaf, aku telah membangunkan tidur lelapmu. Padahal aku tau, kau bukan orang yang gampang tidur dengan nyenyak. Ketika kubilang ‘Ibu, aku sayang sama ibu!’ ibu pun mulai kelabakan, kenapa tiba-tiba aku berani ngomong seperti ini. Ibu kaget bukan, karena ini baru pertama kalinya aku mengungkapkan kata-kata seromantis ini. Maaf ibu. Di usiaku yang dulu sudah 19 tahun, aku baru sempat mengucapkan kalimat yang mungkin sangat kau rindu.


Ibu… terimakasih untuk segalanya. Kau berikan aku kasih saying melebihi dirimu sendiri. Maafkan aku ibu, karena selalu mengabaikan nasehatmu. Maaf kemarin aku batal untuk berpuasa. Maafkan juga karena bulan ini belum bisa bertemu denganmu ibu.


Jujur, setiap kali aku jauh darimu, hati ini ngerasa nggak terima, aku pengen selalu ada di dekatmu ibu. Namun, ketika ada di dekatmu, yang ada justru aku membuat kau marah, membuat kau gelisah dan membuat kau merasa bersalah. Aku selalu tak bisa dan tak sanggup bersikap baik di hadapanmu, entah kenapa. Aku menjadi si pengecut yang hanya bisa bicara dibelakangmu. Ketika jauh darimu, ketika tak berada di dekatmu.


Ibu… maaf karena aku belum bisa mewujudkan keinginanmu agar aku bisa jadi dokter, jalanku kini telah lain ibu. Maafkan aku dulu sering sekali membandel bahkan sampai sekarang.maafkan untuk telpon2mu yang sering tidak kuangkat. Maafkan karena jarang kubayar rindumu, rindu hanya ingin mendengar kabar dari anak nakal mu ini.


Terimakasih untuk segalanya, ibu kau adalah pahlawan ku nomer satu di dunia!!!! J

Rabu, 05 Agustus 2009

Apa doamu di malam nisfu sya'ban?


sekitar pukul 7 tadi malam, HP nokia 3110c ku berteriak kencang. nadanya terdengar beda, tidak seperti kebanyakan pemanggil lainnya. ah, ini pasti dari nomor spesial. saya memang sengaja memberikan ringtone yang beda2 untuk temen, sahabat, dan keluarga yang biasa nelpon. agar mudah dikenali, dan siap-siap bagaimana menerima telponnya. ternyata, panggilan itu dateng dari nomernya ibu. ya, ibuku!

setelah kupencet tombol 'ok', perbincangan kita langsung mengarah ke malam nisfu sya'ban. apa itu??
" Malam ini adalah malam nisfu Sya'ban, Allah mengawasi hambanya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki" (H.R. Baihaqi)

ibu menyarankan untuk sholat nisfu sya'ban. mintalah sesuatu sama Allah, berdoalah dengan tulus, niscaya dikabulkan segala doamu. sholat minimal 4 rokaat dengan dua salam, dalam setiap bagian gerakan sholat diharapkan membaca 'subhanallah walhamdulillah walaa illa ha ill Allah Allahu akbar'.

aku penasaran dan bertanya, apa aja boleh diminta bu??? ibu menjawab iya. insya Allah diijabahi doanya, mulai dari dilancarkan rizki, mohon ampun atas segala dosa, sampai dipertemukan dengan jodoh. sepertinya aku tertarik dengan poin terakhir. ups... jodoh???

bukan hanya soulmate untuk sehidup semati kan, dapet pekerjaan yang bagus, itu juga bagian dari jodoh. tempat kos yang nyaman, sekolah yang asik, dan masih banyak lagi. kebetulan, ada hajat yang pengen banget terwujud nih... banyak!!!!

Dalam hadis Ali, Rasulullah bersabda: "Malam nisfu Sya'ban, maka hidupkanlah dengan salat dan puasalah pada siang harinya, sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Allah bersabda: "Orang yang meminta ampunan akan Aku ampuni, orang yang meminta rizqi akan Aku beri dia rizqi, orang-orang yang mendapatkan cobaan maka aku bebaskan, hingga fajar menyingsing." (H.R. Ibnu Majah dengan sanad lemah).

dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "telah bersabda Rasulullah SAW, 'jibril pernah datang kepada ku malam nisfu sya'ban, seraya berkata : wahai muhammad inilah bulan yang dibukakan padanya pintu-pintu langit dan pintu-pintu rahmat, maka bangunlah engkau, sholatlah , dan angkatlah kepalamu serta kedua tanganmu. lalu aku bertanya : wahai jibril, malam apakah ini? ia menjawab : inilah malam yang dibukakannya padanya 300 pintu rahmat. maka Allah mengkaruniakan ampunan bagi mereka yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, kecuali orang yang menjadi tukang sihir, tukang tenung, orang yang saling bermarahan, orang yang terus minum arak, orang yang selalu berzina, orang yang makan riba, orang yang durhaka kepada bapak ibunya, tukang mengadu domba, dan orang yang memutuskan tali kekeluargaan. sesungguhnya mereka tdak diampuni hingga mereka bertaubat dan meninggalkan perbuatan tersebut"


ya Allah, saya berdoa, semoga tanggal 9 nanti, nama saya tercantum sebagai mahasiswa yang diterima di jurusan komunikasi undip. semoga saya bisa mengatur keuangan untuk sebulan ini. semoga saya bisa melakukan minimal satu kebaikan dan menghapus minimal satu keburukan saya. semoga saya selalu dipertemukan dengan lingkungan dan orang-orang yang Kau rahmati ya Allah. sayangilah keluarga, guru, sahabat, dan orang2 di dunia ini. berkahkan umurnya ya Allah... amin...amin...amin...

so, apa doamu di malam nisfu sya'ban ini????