Rabu, 27 Mei 2009

how to get 'enjoy'???


hahahahha....
siaran, adalah kegiatan paling menyenangkan. bagi mereka yang menamakan kegiatan ini sebagai hobby, nggak akan protes biarpun bayaran yang diterima itu sedikit. kepuasan menjadi bayaran terpenting untuk kasus yang satu ini.

udah terhitung sejak empat hari yang lalu, saya ditugaskan menghandel satu acara yang udah jadi "keramat" di radio kami. kenapa keramat, karena emang magnet acara satu ini luar biasa dahsyat... tandem, mesti cerdas, semangat, lucu, menarik, dan penuh tantangan.

saya yang masih tergolong penyiar baru, baik masuk di dunia radio atau di radio ini sendiri, mesti membius jutaan pasang telinga agar mau ngendond di tempatnya sambil nyanya-nyanyi atau cekakak-cekikik, munggat-manggut atau bahkan histeris dengan aksi kami di depan pentolan microphone. ditambah lagi tekanan dari penyiar sebelumnya yang luarbiasa sudah dicintai pendengar dan tekanan-tekanan lainnya. hahahaha

MORNING ACTION IMELDA FM, itulah nama program yang begitu kami segani, hormati dan kasihi. dulu, kami (saya dan rekan siaran saya--Olla) hanyalah sebagai pendengar setianya, dan kini didaulat menjadi host nya. suatu berkah dan tanggung jawab yang nggak main-main.

saya sadar kalo ketakutan2 ini malah membuat show jadi hambar, tapi kalo dibuat santai juga takut kebablasan, keenakan, nggak ke kontrol, dan seabrek penyakit psikis lainnya lah....

lagi nyari, gimana caranya biar enjoy ya...

Rabu, 06 Mei 2009

apa sebenarnya identitasmu???


dua hari kemarin, tepat di hari senin dan selasa, saya sempatkan mengikuti satu event yang rrrruuuuar biasa... tajuk dari acara itu pun bikin merinding pengen nimpuk. hahaha... sangking nggak sabarnya pengen tau, wot hepen in this iven yes??? adda apa sebenarnya yang bakal terjadi. otomatis, banyak persepsi yang bermunculan.


ada salah satu permainan dalam seminar ini yang cukup menggelitiki tubuh saya. sang trainer--yang ternyata adalah seorang pengusaha muda sukses sealmameter lho sama saya (hahaha g penting jg si), bernama Happy Trenggono, menyuruh dua orang peserta maju ke depan. disediakan dua toples bertuliskan "kopi" dan "gula"dan juga dua wujud barang yang sama seperti tulisan di toples.


tugas dua kisanak yang maju mudah saja, hanya memasukkan masing-masing barang ke toplesnya. terserah, kemana aja mau dimasukkan. peserta pertama mengambil kopi, melepas bungkusnya, dan menaburkan isi kopi coklat itu ke dalam toples berlebel "kopi". sedang yang satu, tanpa membuka kantong gula, dia langsung aja masukin sugar yang masih terbungkus ke toples yang ada tulisannya "gula". saia pikir, ini yang bakal jadi masalah atau inti dari game nya, ternyatasalah!!!!

pak Heppy bertanya, kenapa mereka masukin gula ke toples gula, dan kopi ke kopi??? boleh kan kalo kopi itu dimasukkan ke gula,dan gula dimasukkan ke kopi??? lalu, pak Happy menanyakan, kenapa???? ada yang njawab karna labeling/ merk, kebiasaan, petunjuk dsb. bisa menangkap nggak hikmah dari permainan itu???

disebutkan bahwa kita sebagai manusia mesti punya identitas. karena identitas itu menentukan apa yang ada di dalam. toples bertuliskan gula merefleksikan bahwa di dalam toples itu berisi gula. makanya, penting bagi kita menentukan identitas diri. misal identitas kita adalah seorang yang pemalas, maka yang ada di dalam diri kita juga ciri-ciri pemalas, habitnya pun gitu, jarang mandi lah, klunthak-klunthuk, pah-poh,lhak-lhok, ledha-ledhe rak karuan.

tadinya, saia agak g sepakat si, umumnya kan pepatah bilang bahwa "don't judge the book from the cover" ya.... tapi ternyata penting juga mengeksistensikan diri, siapa kita sebenarnya, apa yang kita inginkan, lebel apa yang pengen kita tunjukkan untuk mewakilkan sifat-sifat kita.

halah, mutar-muter wae ki nulise... maka dari itu gaiz,,, pesen di game itu adalah meyakinkan lagi siapakan diri kita, agar tujuan kita hidup disini juga jelas. beberapa contoh identitas yang mungkin sama :
1. orang sukses
2. orang kaya
3. pemimpin masa depan
4. penulis handal
5. aktor kawakan
6. pelawak
7. berkharisma
8. pengusaha sukses

dan lain-lain.... silahkan diisi sendiri untuk menentukan langkah anda selanjutnya. misal labelnya adalah orang kaya,ya berhabitlah selayaknya orang kaya, niscaya anda akan menjadi orang kaya. ohya, biasanya pelebelan/pengidentitasan ini didasarkan pada mimpi-mimpi terpendam. taaaaaaapi, kenyataan itu nantonya bakal terwujud kalo melakukan usaha-usaha yang mendekati pada status/ label/ atau identitasnya tadi.....


so, apa identitasmu sekarang?????

Mencari-cari Firasat atas Nama "Tak Ada yang Abadi"


Ya Allah, sungguh tak ada yang abadi di dunia ini. saya teringat banget dengan pidato pak dekan pada acara wisuda saya kemarin, dia berpuisi sehingga banyak mengundang ratusan pasang telinga menyimak dengan seksama, kalau tidak salah mengingat, begini bunyinya.....
satu demi satu daun-daun mulai berguguran satu demi satu ranting-ranting mulai patah satu-demi satu burung-burung mulai meninggalkan sangkar satu demi sungai mulai mengering satu demi satu mahasiswa mulai meninggalkan kampus ini membuktikan bahwa di dunia ini tak ada yang abadi.


Allah lah Sang Maha Abadi, Penguasa Jagad Raya dan seisinya....

tadi sore, saya baru saja mendapati kenyataan bahwa sahabat saya telah pergi menghadap Allah swt. Dewi Pramita Susiantari, adalah seorang sahabat saya waktu di bangku SMA. dia sosok cewek tangguh baik dari segi fisik ataupun mental. aktif diberbagai organisasi dan berbakat dalam aspek kesenian. kami dipertemukan dan diakrabkan dalam satu wadah gerakan pramuka GAMARAKA SMANSA. bersama sahabat kami yang lain, mbak uki, ichwan, totok, kita sering ngumpul dan bergila-gilaan bersama.

rasanya baru kemarin kita lucu-lucuan bareng. merayakan ulang tahun, kemah bareng, ikut lomba, poto-poto, dan segudang kenangan manis lainnya. ternyata, masa itu sudah lekang beberapa tahun silam. tak menyangka, sungguh manusia tak berdaya....

tadi sore, sehabis saya berkunjung ke toko buku, saya sempatkan mampir ke watung untuk mengisi perut kosong. entah ada dorongan apa, tak seperti biasa, motor ini melaju ke sebuah warung yang letaknya berhadap-hadapan dengan RS Rumani. seusai makan, saya pulang ke kost dan sholat ashar. tiba-tiba, begitu saya tuntaskan berdoa, ada satu panggilan yg masuk, hp saya menjerit, oh telepon itu datang dari Ibundaya sahabat saya itu (dewi).

suaranya terisak menyuruhku datang dengan segera ke ICU RS Rumani. dewi keadaanya kritis, begitu katanya. langsung, kuserbu RS itu dengan panik dan hati tak karuan. benar, sesampainya di RS, dewi ternyata sudah tak bernyawa lagi. muka ibu bapaknya pucat, pasrah, mencoba ikhlas mendapati kenyataan yang memang tak bisa dihindari oleh siapapun mahluk bernyawa.

dari situ, saya coba mencari-cari firasat, saya nggak tahu apakah ini dosa??? ya Allah ampuni hamba MU ini,

dua minggu yang lalu, Ibunya sempet menelpon, meminta saya menemui Dewi, katanya Dewi pengen ketemu. awalnya saya mengiyakan, namun saya batal menjenguk karena mesti ikut seleksi kerja ke luar kota. sempat ada perasaan kecewa sama diri sendiri, dan perasaaan itu kuat mendorong, "Ayo ar... jenguk dewi, siapa tau ada pesan penting dan siapa tahu, ini adalah pertemuan......." saya tak berani meneruskan....

kemarin, pas wisuda, Ibunya bilang dewi sempet sms saya, mengucapkan selamat wisuda. saya baru tahu itu sms dari dewi, karena tadi Ibunya bilang gitu. dewi masih bisa merasa bahagia temennya bahagia. semalem pun masih sempat tahajud-an bareng sama ibunya. tak tahunya itu semua adalah terakhir kalinya.... saya belum tahu, apakah ada pesan terakhir dewi untuk saya, sahabat-sahabatnya????

Ya Allah, dewi adalah teman sekaligus sahabat yang baik, tak pernah sekalipun dia menyusahkan atau merepotkan kami sebagai temennya. terimalah segala amal baik dia Allah... semoga sahabat dan Keluarganya diberikan ketabahan sekaligus keikhlasan yang mendalam...

ya Rohman ya Rohim, Engkaulah Penguasa langit dan bumi, Pemegang kekuasaan apapun di dunia ataupun di akhirat.... ampuni kami ya Allah.......

Kapan terakhir nangis???


Teman, kapan terakhir anda menangis?? kemarin? seminggu yang lalu? sebualn yang lalu? tahun lalu? sepuluh tahun lalu? atau pokoknya beberapa tahun lalu ketika anda masih kanak-kanak?

Lalu, kira-kira kenapa anda menangis saat itu?? kehilangan orang yang anda sayangi??? pacar kah... ato apa kah??? tidak lulus ujian atau tidak ketrima kerja, padahal udah ngidam banget pengen kerja di perusahaan yang sangat anda incer??? atau ada yang lebih ekstrim lagi, karena mobil2an anda dirusak temen jahil anda??? atau karena anda tak punya teman, anda merasa sedih dengan keKuperan anda?? atau segala kekurangan yang engkau punyai??? sungguhkah itu sebabnya???

atau barang kali ada yang memandang sebelah mata (bahkan sampe seperempat mata saja), bahwa g layak kita nagis di muka bumi ini!!! takut dibilang cengeng lah, minder dibilang cemen lah. apalagi kalo cowok ni, seakan2 kalo kaum adam ini nangis, kejantanannya itu serasa lenyap. maksudnya apa coba????

lelaki kan juga manusia yang punya perasaan layaknya rocker yang garang itu. lagian nih, Tuhan itu menciptakan air mata ini kan suatu berkah. anugerah. so, nggak ada salahnya kalo kita make rahmat itu untuk menyalurkan emosi kita, nangis. ya tho????

mungkin yang paling men-jeneral, yang bisa bikin nangis seseorang itu adalah ketika kita denger cerita tentang IBU. masih terngiang bgt dulu waktu MOS, camping di SMA, disaat renungan, materi ini sangat sering dibuat untuk menggoyahkan hati kita. pinter banget tuh kakak kelas bikin cerita tentang ibu, yang bisa buat kita nangis. bagian ini nih, yg bikin merinding, "bayangkan, kapan terakhir ketemu ibu? mungkin saja itu pertemuan terakhir bagimu. sudahkah engkau membahagiakan ibumu. ibu yang melahirkanmu. ibu yang segenap jiwa mengasihimu tanpa pamrih, bahkan untuk kehilangan nyawa pun ibu rela. bayangkan jika kau pulang nanti, kau lihat bendera kuning menjulur di rumahmu, ada keranda yang menyapamu. dan ternyata, sosok manusia terbujur kaku itu pun mewarnai kepulanganmu. itulah ibumu. bayangkan, bayangkan." sungguh, itu bikin kita tersentuh banget.

kenapa bisa gitu??? mungkin bukan fisiknya yang bikin kita sedih jauh dari ibu, bukan juga uangnya, bukan juga masakannya. tapi kasih sayangnya. kita rindu kasih sayang ibu. dan pernahkah anda sekalian berfikir, kasih sayang itu milik siapa??? DIA lah Allah yang maha Ar Rohman Ar Rohim. pengasih dan penyayang. DIA menitipkan kasih cintanya kepada malaikat yang selama ini menjadi indukmu, ya IBUNDA mu yang sekarang. jadi, sebenarnya, siapa yang kita rindukan kasih sayangnya itu???? jawablah di hatimu, DIA lah Allah, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Penguasa Alam Semesta!!!
so, airmata yang mengalir ini pun adalah satu karunia, sah sah aja bukan.

jarang banget kita nangis karena jauh sama Allah. jarang banget kita nagisin kesalahan2 yang terus aja dilakukan padahal umur semakin abis. sulit banget kita nangis karena udah jauh dari Allah. udah durhaka sama DIA. na'udzubillah....

Gimana Baiknya ya???


Seperti sudah secara otmatis, kalo kita yang udah lulus, naluriahya udah ke money oriented aja. Saya masih inget, dulu saya pernah juga kerja rodhi--kami sebut demikian karena memang bayarannya nggak sesuai. Ketika Allah telah memberikan kesempatan lain yang lebih gemilang (insya Allah), orientasi mulai berubah. Dulu, ketika kerja rodhi, kerjaan serasa ikhlas, all out, sepenuh hati, hasil maksimal, potensi tersalurkan dan semua terasa indah, tanpa mikir "kita bakal dapet uang nggak si?". Sekarang, beda banget. Pekerjaan sekarang emang terkesan lebih profesional, padahal sama kok tanggung jawabnya. Tapi, hanya karena status perusahaannya yang udah punya nama gedhe, jadi orientasinya berubah (menurutku, toh, uang yg dihasilkan nggak wah bgt). Ketika orientasi berubah itu, entah kenapa potensi jadi tersendat keluar seakan ada yang menghambat, nggak all out, sulit ikhlas dll. Makanya, sungguh itu pelajaran yang nggak bisa diremehkan gitu aja, dampaknya udah jelek bgt. Maka ketika ada lowongan pekerjaan, pantang dan takut rasanya jika saya mulai bilang, "berapa banyak duit gajinya??" Sungguh, karena, selain niat, tujuan awal kita masuk ke calon tempat kita kerja itu juga penting. Kita bisa jlentrekkan sbb:
1. pengen banyak duit.
2. pengen dapet kesibukan. 3. pengen pengalaman. 4. pengen numpang keren sama t4 kerjanya. 5. pengen dapet byk temen bahkan pacar. 6. gengsi guedhe. 7. biar nggak malu, udah kuliah kok cuma nganggur tok. 8. tanggungan keluarga. 9. dll Justru, kadang yang nothing to lose, ikhlash2 aja, Lillahi ta'ala, nggak ada beban, seneng, itu malahan yang kadang jadi berkah. Pengharapan terlampau tinggi kadang bisa langsung drop. Kecewa, termehek-mehek, nggak bisa tidur, dsb. Kenapa?? kadang kita lupa berdoa, iya kan?? umumnya, kita berdoa, "ya Allah, semoga saya ketrima kerja", "Ya Allah semoga duitnya byk", dari bahasanya udah keliat bgt, ngebetnya... materinya... egoisnya... gelagatnya... Kadang dalam berdoa pun kita sombong sama Yang DiAtas, gimana mau berkah??? "Ya Allah, jangan biarkan aku menangis jika pekerjaan ini belum rejeki saya", "Ya Allah, jangan biarkan mata hati ini buta ketika nggak diterima ya Allah", "Apabila ini yang terbaik buat saya, dekatkanlah ya Allah", "hikmah apapun yang ada dibalik ini, semoga saya bisa ikhlas ya Allah" dll. sesuatu yang baik belum tentu jadi yang terbaik buat kita tho???